WISATA RELIGI MAKAM SYEKH JANGKUNG

Nama: Desti Oktaviana
No.absen: 10
Kelas: IX H

         WISATA RELIGI
MAKAM SYEKH JANGKUNG

A. Letak Geografis 
Makam Syekh Jangkung merupakan makam yang biasanya didatangi oleh para peziarah dari dalam maupun luar kota Pati. Makam ini terletak di selatan Kota Pati, tepatnya berada di Dusun Landoh, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah. Makam ini berada di dataran rendah yang memiliki hawa yang sejuk dan asri serta tanahnya yang subur sehingga banyak pohon yang tumbuh dengan subur di sekitar tempat wisata religi ini. Makam ini keberadaannya di tengah-tengah permukiman warga sehingga adat istiadat dan budayanya masih terjaga dengan baik.

B. Asal-usul Makam Syekh Jangkung 
Saridin atau sering disebut Syekh Jangkung merupakan salah satu seorang Waliyullah yang menyebarkan agama di daerah sekitar Pati. Syekh Jangkung merupakan putra dari Sunan Muria dan Dewi Sujinah putri Sunan Ngudung. Beliau dikenal warga sebagai ulama yang berkharisma dan ahli Tasawuf sekaligus murid dan cucu Sunan Kalijaga, murid dan putra Sunan Muria, serta murid dari Sunan Kudus.

Katanya, Syekh Jangkung diutus Sunan Kalijaga untuk menyebarkan agama Islam pertama kali di sebuah desa bersama Desa Miyono. Masa hidup Syekh Jangkung yang lahir di tahun 1540 an Masehi, hanya dihabiskan untuk mengasah ilmunya, dari waktu anak-anak hingga dewasa, melalui pengetahuan agama, bersantri bersama Sunan Kudus (hingga Sunan Kudus wafat) sehingga beliau menyelesaikan mondoknya di zaman Panembahan Kudus (kali/pancowati). Saridin juga mendapat ilmu agama Islam dari Sunan Muria (ayahnya Saridin) sampai Sunan Muria wafat. Serta beliau juga memperdalam ilmunya dengan sang kakek Sunan Kalijaga. Setelah memperdalam ilmunya Syekh Jangkung mulai menyebarkan agama Islam ke berbagai daerah di sekitar Pati.

Syekh Jangkung (Saridin) wafat tahun 1563 tahun Pusaka Jawa, tepatnya tanggal 15 Rajab atau hari Minggu Pahing tanggal 29 Oktober 1641 Masehi yang dimana pada tanggal tersebut diadakan Haul Syekh Jangkung. Beliau dimakamkan di Dusun Landoh, Kecamatan Kayen. Alasan beliau dimakamkan di Landoh karena sebelum meninggal, Syekh Jangkung berpesan untuk dimakamkan seperti rakyat biasa dan beliau tidak suka jika namanya di agungkan dan ditinggikan. Penamaan makam beliau sendiri menggunakan nama Kyai Landoh yang diambil dari nama kerbau peliharaannya agar kerbau itu bisa dikenang masyarakat.

C. Fasilitas 
Di dalam makam Syekh Jangkung terdapat fasilitas bagi pengurus makam dan peziarah dalam melaksanakan aktivitas wisata religi ini. Fasilitas tersebut diantaranya mushola digunakan bagi peziarah yang akan melaksanakan shalat, tempat parkir kendaraan yang luas, tempat penitipan alas kaki untuk menjaga kebersihan area makam, dan terdapat toilet bagi para pengunjung yang dipisah antara toilet peziarah pria dan toilet peziarah wanita. Selain toilet, pengelola juga menyediakan tempat untuk berwudhu. Terdapat juga warung atau lapak untuk menikmati aneka makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang atau para peziarah juga bisa membeli oleh-oleh khas Pati untuk dibawa pulang.

D. Daya Tarik Makam Syekh Jangkung 
Makam Syekh Jangkung ini memiliki daya tarik tersendiri, sebab wisata religi bisa membuat perasaan tenang dan lebih dekat kepada sang pencipta, dengan cara mengingat kematiannya sekaligus perannya dalam menyebarkan agama Islam. Syekh Jangkung berperan penting dalam penyebaran agama Islam, maka dari itu banyak sekali orang-orang yang masih mengingat keteladanan beliau. Banyak orang-orang yang datang berziarah untuk mendoakan beliau.

Selain itu, daya tarik dari wisata religi ini adalah ketika mengadakan haul yang digelar satu tahun sekali, yang diadakan setiap tanggal 14-15 Rajab. Haul ini menjadi salah satu daya tarik karena kemeriahan acaranya. Haul ini menjadi tradisi setiap tahunnya yang harus dijaga dengan baik.

Haul ini biasanya diikuti oleh sekolah-sekolah yang ada disekitar Kecamatan Kayen yang menampilkan tarian dan memakai kostum seperti tokoh-tokoh yang ada di cerita Syekh Jangkung. Selain itu, tokoh-tokoh masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam acara haul ini. Saat acara haul, biasanya terdapat gunungan yang berupa hasil bumi, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Banyak warga yang menyaksikan kemeriahan acara yang digelar satu tahun sekali ini.

            Area Makam Syekh Jangkung 


       Fasilitas Makam Syekh Jangkung 
                     (Tempat Parkir)

        Fasilitas Makam Syekh Jangkung 
                    (Lapak Pedagang)